KARAWANG — Yayasan Karawang Entrepreneur Sejahtera (KERSA) menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) bersama peserta magang, pengurus yayasan, dan guru pendamping sebagai bagian dari upaya membangun kebersamaan di luar aktivitas pertanian.

Kegiatan yang digelar di CGV pada Kamis (23/9/2026) itu diikuti sekitar 38 peserta. Mereka terdiri atas pengurus Yayasan KERSA, siswa SMK Pertanian yang tengah menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL), serta guru pendamping.

Film yang ditonton bergenre horor dengan mengangkat cerita mengenai penculikan anak dan praktik ilmu hitam. Bagi KERSA, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga bagian dari pendekatan kekeluargaan dengan para peserta magang.

Ketua Yayasan KERSA, Muhamad Nur, mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda kedua yang digelar setelah aktivitas pascapanen. Menurut dia, kegiatan bersama di luar lingkungan kebun penting dilakukan untuk mempererat hubungan antara pengurus, peserta magang, dan guru.

“Ini kegiatan yang kedua. Setelah pascapanen, kami mengadakan kegiatan kekeluargaan dengan nonton bareng di bioskop,” kata Muhamad Nur. Ia menyebut sebagian peserta merupakan generasi Z yang cukup dekat dengan aktivitas hiburan berbasis digital dan bioskop. Karena itu, kegiatan nobar dipilih sebagai salah satu bentuk apresiasi sekaligus membangun kedekatan dengan peserta . Muhamad Nur mengatakan KERSA saat ini masih mengembangkan kegiatan melalui dua bidang utama, yakni pertanian dan UMKM. Kedua bidang tersebut diharapkan dapat menjadi ruang belajar bagi generasi muda untuk mengenal dunia usaha dan kewirausahaan.

“Insyaallah KERSA akan terus berkembang. Saat ini baru ada dua divisi usaha, yaitu pertanian dan UMKM,” ujarnya. Menurut Muhamad Nur, kegiatan pendampingan terhadap generasi muda merupakan bagian dari upaya KERSA menyiapkan calon pelaku usaha baru. Ia berharap pengalaman peserta selama mengikuti kegiatan pertanian maupun UMKM dapat menjadi bekal untuk membangun usaha secara mandiri.

“Harapannya, KERSA bisa menjadi wadah mencetak bibit entrepreneur muda sesuai dengan visi dan misi. KERSA ingin hadir sebagai solusi, terutama bagi masyarakat lokal yang menghadapi kesulitan mendapatkan pekerjaan di sektor industri,” katanya.

Ia berharap para peserta yang mengikuti program magang tidak hanya memperoleh pengalaman teknis, tetapi juga mengenal peluang usaha di sektor pertanian dan UMKM. “Semoga dari perkumpulan KERSA ini lahir pengusaha-pengusaha muda di bidang UMKM dan pertanian,” ujar Muhamad Nur.

Kegiatan nobar tersebut menjadi bagian dari pendekatan KERSA dalam membangun suasana belajar yang lebih informal bagi peserta magang. Selain mendapatkan pengalaman di lapangan, peserta juga diajak membangun relasi dan kebersamaan dengan pengurus serta lingkungan organisasi.

Temukan Produk UMKM KERSA

Jelajahi berbagai produk dan jasa UMKM lokal Karawang melalui marketplace KERSA.

Jelajahi Marketplace →